Satu ibadah yang dapat kamu kerjakan dengan waktu yang relatif lama dan harus berangkat ke wilayah jauh yaitu umroh. Amalan sunnah yang kali ini sudah bejibun sekali yang mengerjakannya, dimulai dari warga kalangan bawah, pejabat, hingga pedagang.

Ibadah umroh mensyaratkan kamu melakukan urutan peribadatan di kota suci Mekkah, khususnya di Masjidil Haram. Ibadah ini boleh dikatakan mendekati dengan ibadah haji, mulai dari tawaf mengelilingi Ka’bah, sa’i dari Shofa ke Marwah, menggunakan ihram, dan urutan amalan lainnya.

Dengan runtutan ibadah yang mendekati, umroh juga sering disebut dengan haji kecil. Ada juga yang mengatakan awalan untuk ibadah haji. Jika haji kan menunggunya cukup lama tuh, nah, jika kita melakukan ibadah umroh, tidak perlu menunggu lama untuk dapat berangkat menuju Mekkah.

Dari urutan ibadah umroh, ada sebagian fakta yang harus kita tahu lho. Mari kita lihat bersama sedikit fakta itu.

1. Thawaf

Thawaf adalah satu dari runtutan pada ibadah umroh. Fakta dari runtutan ini, ternyata thawaf sudah dikerjakan dari zaman nabi-nabi sebelum Nabi Ibrahim. Gerakan thawaf seperti malaikat-malaikat yang berkeliling Ka’bah nurani di surga. yang perlu kamu tahu tentang thawaf. Thawaf juga dimaknai sebagai simbol penyelarasan dengan gerak alami, seperti halnya planet-planet yang bergerak berkeliling pada garis edarnya.

2. Sa’i

kalau thawaf ada dari masa sebelum Nabi Ibrahim, rangkaian umroh yang satu ini dikerjakan untuk mengingat istri Nabi Ibrahim, Hajar. Sa’i ialah runtutan ibadah berupa berlari-lari kecil antara bukit Shafa dan Marwah.

Sa’i untuk mengenang usaha Hajar saat mencarikan air buat Ismail yang sedang haus. Arti dari runtutan tersebut adalah sesungguhnya Allah menakar setiap kerja keras yang dilakukan hamba biarpun kita menganggapnya tidak berhasil saat melakukannya. sa’i bagian dari ruku. Buah yang dikasih oleh Allah bisa berasal dari arah manapun, tidak terduga kehadirannya. Karena, tak ada kerja keras yang sia-sia di hadapan Allah.

3. Luas Masjidil Haram

Masjidil Haram merupakan tempat yang dipakai pada ibadah umroh, luasnya sekarang adalah 365 ribu meter persegi. Saat tahun 2020, ukuran masjid ini diperkirakan jadi 597250 meter persegi.

Jika kita mengunjungi Masjidil Haram pada hari selain haji, tempat ini bisa diisi sekitar 900 ribu orang. Tetapi, ketika sedang haji, Masjidil Haram dapat diisi dua juta jamaah. Bahkan, saat ini, daya tampung masjid ini lagi ditingkatkan agar dapat menampung sampai empat juta orang.

4. Air Zamzam

Suatu hal yang bisa dengan mudah kamu dapatkan saat umrah ialah air zamzam. Air ini dapat dibilang air yang ajaib, pasalnya, air zamzam yang dibagikan kala ibadah haji hingga jutaan liter. Dan yang menakjubkan, air zamzam tersebut telah ada semenjak zaman Nabi Ibrahim. zam zam keajaiban dari Allah. Malah, hingga sekarang, air zamzam menjadi sumber air pokok di Kota Mekah, serta sumur zamzam belum pernah kering sama sekali.

5. Ka’bah

saat berkunjung di Masjidil Haram kemudian masuk ke dalam, kita akan bisa melihat bangunan kotak besar, Ka’bah namanya. Ka’bah didirikan awalnya oleh Nabi Adam. Tetapi, Lalu, Nabi Ibrahim menemukan kembali bangunan ini karena izin Allah, dan mendirikannya lagi dengan Nabi Ismail.

Saat ini, Ka’bah terbuat dari marmer dan granit, pintunya memiliki warna emas serta memang terbuat dari emas asli seberat 280 kilogram. Kain penghalang Ka’bah bernama kiswah, terbuat dari sutera terbaik yang tulisan arabnya disulam menggunakan benang emas serta perak dengan berat 150 kg.

6. Umroh dapat Menghilangkan Kemiskinan

ketika kita berniat berangkat umroh, tentu niatnya tidak ingin jadi kaya, tetapi Allah yang akan membuatnya jadi kaya. Ibadah umroh yang mabrur dan makbul, insyaaAllah dapat diterima oleh Allah. Bahkan, bisa jadi semua biaya yang dikeluarkan akan diganti oleh Allah beberapa kali lipat. Jangan lupa cari travel umroh terbaik sebelum kamu memutuskan untuk pergi beribadah.

�Ikutkanlah umrah kepada haji, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak. Sementara tidak ada pahala bagi haji yang mabrur kecuali surga.� (HR. An Nasai no. 2631, Tirmidzi no. 810, Ahmad 1/387. Kata Syaikh Al Albani hadits ini hasan shahih)

7. Menghilangkan Dosa di Antara 2 Umrah

Jika kamu melakukan umrah pada satu kesempatan, dan pada waktu selanjutnya akan melakukan lagi, maka antara dua umroh itu dosa kita akan dihapuskan. Sebagaimana dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.

Dari Abu Hurairah, ia berkata, Rasulullah shallallahu �alaihi wa sallam bersabda, �Antara umrah yang satu dan umrah lainnya, itu akan menghapuskan dosa di antara keduanya. Dan haji mabrur tidak ada balasannya melainkan surga.� (HR. Bukhari no. 1773 dan Muslim no. 1349)

Sekian, sebagian fakta tentang ibadah umroh yang mungkin akan membangunkan hati kamu untuk menjalankannya.